DUNIA SULAM 62818063 95559 atau 628567665878 atau 021 98785885 ROSA AMILIA

Blog EntryHati2 dengan salamFeb 24, '08 8:06 AM
for everyone

Mungkin karena kesibukan, diantara kita sering menyingkat ucapan “salam” yang arti awalnya doa keselamatan justru menjadi “cacian” dan kata “jorok”. Lho bagaimana bisa?

 السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Hidayatullah.com--Ucapan ”Assalamu’alaikum”, السلام عليكم, merupakan anjuran agama, dan sangat berpengaruh terhadap kehidupan umat beragama, dengan salam dapat menjalin persaudaraan dan kasih sayang, karena orang yang mengucapkan salam berarti mereka saling mendo’akan agar mereka mendapat keselamatan baik di dunia maupun di akhirat. Nabi Muhammad SAW bersabda, “Kalian tak akan masuk surga sampai kalian beriman dan saling mencintai. Maukah aku tunjukkan satu amalan bila dilakukan akan membuat kalian saling mencintai? Yaitu, sebarkanlah salam di antara kalian.” [HR Muslim dari Abi Hurairah]

Saya seringkali menerima sms atau e-mail dari beberapa kawan dan juga beberapa ustadz yang mengawali salamnya dengan singkatan. Singkatannya pun macam-macam. Ada yang singkat seperti "Asw" atau "Aslm". Ada yang sedikit lebih panjang seperti ; “Ass Wr Wb” atau “Aslmwrwb” .  Namun yang  sering saya dapatkan, adalah singkatan "Ass". Singkatan terakhir ini paling umum dan paling sering digunakan. Bagi saya, ini adalah singkatan yang tidak enak untuk dibaca, terlebih kalau mengerti artinya.

Marilah kita simak singkatan ini. Dalam kamus linguistik yang saya punya, arti dari kata Ass yang berasal dari bahasa Inggris itu adalah sebagai berikut;

Ass” berarti: Pertama, kb. (animal) yang artinya keledai. Kedua, orang yang bodoh. Don't be a silly (Janganlah sebodoh itu). Dan ketiga, Vlug (pantat).

Padahal seperti kita ketahui ucapan Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh adalah sebuah ucapan salam sekaligus doa yang kita tujukan kepada orang lain. Ucapan salam dalam Islam sesungguhnya merupakan do’a seorang Muslim terhadap saudara Muslim yang lain. Maka, apabila kita mengucap salam dengan hanya menuliskan "Ass", secara tidak sadar mungkin kita malah mendoakan hal yang buruk terhadap saudara kita.

Kita paham, mungkin banyak orang diantara kita cukup sibuk dan ingin cepat buru-buru menulis pesan. Barangkali, singkatan itu bisa mempercepat pekerjaan. Karena itu, penulis menyarankan, jika memang keadaan sedang tidak memungkinkan untuk menulis salam lewat SMS dengan kalimat lengkap karena sedang menyetir di jalan, misalnya, solusinya cukup mudah adalah menulis pesan to the point saja. Tulislah “met pagi, met siang, met malam dan seterusnya. Ini masih lebih baik dibandingkan kita harus memaksakan diri menggunakan singkatan dari doa keselamatan Assalamu'alaikum menjadi "Ass" (pantat).

Jangan sampai awalnya kita ingin menyampaikan doa keselamatan yang terjadi justeru sebaliknya, mendoakan keburukan.  Kalau boleh saya mengistilahkah, niat baik ingin berdoa, jadinya malah ucapan kotor.

Ucapan salam adalah ucapan penghormatan dan doa. Apabila kita dihormati dengan suatu penghormatan maka seharusnya kita membalas dengan sebuah penghormatan pula yang lebih baik, atau minimal, balaslah dengan yang serupa. Sesungguhnya Allah akan memperhitungkan setiap yang kamu kerjakan.

Hasa saja, kalau kita mengganti ucapan kalimat salam arti awalnya sangat mulia, maka, yang terjadi adalah sebaliknya, salah dan bisa-bisa menjadi umpatan kotor.

Karena itu, jika tidak berhati-hati, mengganggati ucapan Assalamu’alaikum (Semoga sejahtera atasmu) dengan menyingkatnya menjadi “Ass” (pantat), ini mirip dengan mengganti doa yang baik dengan mengganti dengan bahasa jalanan orang Jakarta, yang artinya kira-kira, berubah arti menjadi (maaf) “Pantat Lu!

Singkatan ala Rasulullah

Meski nampak sederhana, ucapan salam sudah diatur oleh agama kita (Islam). Ucapan Assalamu alaikum السلام عليكم dalam Bahasa Arab, digunakan oleh kaum Muslim. Salam ini adalah Sunnah Nabi Muhammad SAW, intinya untuk merekatkan ukhuwah Islamiyah umat Muslim di seluruh dunia. Mengucapkan salam, hukumnya adalah sunnah. Sedangkan bagi yang mendengarnya, wajib untuk menjawabnya. Itulah agama kita.

Sebelum Islam datang, orang Arab terbiasa menggunakan ungkapan-ungkapan salam yang lain, seperti Hayakallah. Artinya semoga Allah menjagamu tetap hidup. Namun ketika Islam datang, ucapan itu diganti menjadi Assalamu ‘alaikum. Artinya, semoga kamu terselamatkan dari segala duka, kesulitan dan nestapa.

Ibnu Al-Arabi didalam kitabnya Al-Ahkamul Qur’an mengatakan, bahwa salam adalah salah satu ciri-ciri Allah SWT dan berarti "Semoga Allah menjadi Pelindungmu".

Dari Abu Hurairah ra., ia berkata bahwa Rasul bersabda, Kamu tidak akan masuk surga hingga kamu beriman, dan kamu tidak beriman hingga kamu saling mencintai (karena Allah). Apakah kamu maujika aku tunjukkanpada satu perkara jika kamu kerjakan perkara itu maka kamu akan saling mencintai? Sebarkanlah salam di antara kamu!”   (HR. Muslim)

Abu Umammah RA meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda: ”Orang yang lebih dekat kepada Allah SWT adalah yang lebih dahulu memberi Salam.” (Musnad Ahmad, Abu Dawud, dan At Tirmidzi)

Abdullah bin Mas’ud RA meriwayatkan Bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Salam adalah salah satu Asma Allah SWT yang telah Allah turunkan ke bumi, maka tebarkanlah salam. Ketika seseorang memberi salam kepada yang lain, derajatnya ditinggikan dihadapan Allah. Jika jama’ah suatu majlis tidak menjawab ucapan salamnya maka makhluk yang lebih baik dari merekalah (yakni para malaikat) yang menjawab ucapan salam.” (Musnad Al Bazar, Al Mu’jam Al Kabir oleh At Tabrani)

Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Orang kikir yang sebenar-benarnya kikir ialah orang yang kikir dalam menyebarkan Salam.” Allah SWT berfirman didalam Al-Qur’an Surat An-Nisa Ayat 86. Demikianlah Allah SWT memerintahkan agar seseorang membalas dengan ucapan yang setara atau yang lebih baik.

Bedanya agama kita dengan agama lain, setiap Muslim ketika mengucapkan salam kepada saudaranya, dia akan diganjar dengan kebaikan (pahala).

Dalam kaidah singkat menyingkat pun sudah diatur oleh Allah dan diajarkan kepada Rasulullah. Dalam suatu pertemuan bersama Rasulullah SAW, seorang sahabat datang dan melewati beliau sambil mengucapkan, “Assalamu ‘alaikum”. Rasulullah SAW lalu bersabda, “Orang ini mendapat 10 pahala kebaikan,” ujar beliau.

Tak lama kemudian datang lagi sahabat lain. Ia pun mengucapkan, “Assalamu‘alaikum Warahmatullah.” Kata Rasulullah SAW, “Orang ini mendapat 20 pahala kebaikan.” Kemudian lewat lagi seorang sahabat lain sambil mengucapkan, “Assalamu ‘alaikum warahmatullah wa baraokatuh.” Rasulullah pun bersabda, “Ia mendapat 30 pahala kebaikan.” [HR. Ibnu Hibban dari Abi Hurairah].

Nah dari tiga singkatan itu silahkanAnda pilih yang mana yang Anda inginkan tanpa harus menyingkatnya sendiri yang justru bisa menghilangkan nilai pahalanya. Tentu saja, jangan Anda lupakan, tiga singkatan itu sudah rumus dari Nabi yang dipilihkan untuk kita.

Satu hal lagi yang perlu diingat adalah ketika kita menuliskan kata Assalamu'alaikum, perlu diperhatikan agar jangan sampai huruf L nya tertinggal sehingga menjadi Assaamu'alaikum.

Karena apa ? Diriwayatkan bahwa dahulu ada seorang Yahudi yang memberi salam kepada Nabi dengan ucapan "Assaamu 'alaika ya Muhammad" (Semoga kematian dilimpahkan kepadamu).

Dan kata assaamu ini artinya kematian. Kata ini adalah plesetan dari "Assalaamu 'alaikum". Maka nabi berkata, "Kalau orang kafir mengatakan padamu assaamu 'alaikum, maka jawablah dengan wa 'alaikum (Dan semoga atas kalian pula)." [HR. Bukhari]

Tulisan ini, mungkin nampak sederhana. Meski sederhana, dampaknya cukup besar. Boleh jadi, kita belum pernah membayangkannya selama ini. Nah, setelah ini, sebaiknya alangkah lebih baik jika memulai kembali menyempurnakan salam kepada saudara kita. Tapi andaikata memang kondisi tak memungkinkan, sebaiknya, pilihlah singkatan yang sudah dipilihkan Nabi kita Muhammad SAW tadi. Mungkin Anda agak capek sedikit tidak apa-apa, sementara sedikit capek, 30 pahala kebaikan telah kita kantongi


18 CommentsChronological   Reverse   Threaded
amiliaramadhani wrote on Feb 24
iya tuw mba'..sering banget dapet sms bgitu, akhir2 ini mulae suka risih kalo dapet singkatan 3 huruf tuw...jempol de buat yang sering mengawali sms dengan ucapan salam lengkap.."Assalamua'alaikum warahmatullahiwabarokatuh"
virsaq wrote on Feb 24
bener banget ya mbak...bagus artikelnya..eye-opener for all of us...:)..thx
taubatku wrote on Feb 25
Assalaamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh
atyque wrote on Feb 25
subhanallah
nasrullahsitepu wrote on Mar 2
baru sadar
ekohm wrote on Mar 4
iya ..saya juga pernah mengalami seperti anda
ijin save ya,...!
ct8240 wrote on Mar 6
Terimakasih Amilia, artikel kamu banyak beri pengajaran ...
dlucky wrote on Mar 11
Terima kasih atas infonya..sangat bermnfaat..^0^
amilia25 wrote on Mar 11
dlucky said
Terima kasih atas infonya..sangat bermnfaat..^0^
thx juga
amilia25 wrote on Mar 11
dlucky said
Terima kasih atas infonya..sangat bermnfaat..^0^
thx juga
amilia25 wrote on Mar 11
iya tuw mba'..sering banget dapet sms bgitu, akhir2 ini mulae suka risih kalo dapet singkatan 3 huruf tuw...jempol de buat yang sering mengawali sms dengan ucapan salam lengkap.."Assalamua'alaikum warahmatullahiwabarokatuh"
waalaikumsalam warahmatullahiwabarokatuh
rain477 wrote on Mar 19
thanks dah ngingetin saya
rain477 wrote on Mar 19
lupa, boleh minta artikelnya ga
amilia25 wrote on Mar 19
rain477 said
lupa, boleh minta artikelnya ga
Ambil aja mb... sekalian berbagi ilmu kan :)
euisyaningsih wrote on Mar 24
السلام عليكم ورحمة الله وبركات
Terimakasih telah mampir di MP saya dan alhamdulillah salamnya telah sy praktek kan. saya mohon ijin utk copy artikelnya
maslp wrote on Mar 25
terima kasih atas info-nya , manfaat banget buat aku.....
sariningsih wrote on Apr 27
tanpa sengaja saya buka blog ini, menarik dan kreatif. Sudah tidak diragukan lagi kebenarannya bahwa ucapan "Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh" adalah sapaan dan juga merupakan do'a yang dicontohkan Rasulullah SAW. Mengenai penulisan "ass" sebagai ganti Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh menurut saya sah sah saja, karena ketika kita (atau saya khususnya) mengetikkan tulisan itu, mulut hati atau pikiran kita membacakan "Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh", tidak bergumam (maaf) "hai pantat". Dan perlu juga diketahui begitu banyak bahasa yang ada di dunia ini dan kalo kita cari-cari mungkin akan terdapat banyak kata-kata yang bermakna baik dalam bahasa kita , memiliki makna yang jelek atau bertentangan. Satu contoh yang bisa saya sebut, banyak ibu-ibu yang memanggil anak tertuanya dengan panggilan "kaka" dan itu sebagai panggilan kesayangan atau panggilan yang baik. Nah, bagaimana kalau anda tahu bahwa menurut orang Jerman "kaka" itu berarti "tai/kotoran"

amilia25 wrote on May 1
tanpa sengaja saya buka blog ini, menarik dan kreatif. Sudah tidak diragukan lagi kebenarannya bahwa ucapan "Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh" adalah sapaan dan juga merupakan do'a yang dicontohkan Rasulullah SAW. Mengenai penulisan "ass" sebagai ganti Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh menurut saya sah sah saja, karena ketika kita (atau saya khususnya) mengetikkan tulisan itu, mulut hati atau pikiran kita membacakan "Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh", tidak bergumam (maaf) "hai pantat". Dan perlu juga diketahui begitu banyak bahasa yang ada di dunia ini dan kalo kita cari-cari mungkin akan terdapat banyak kata-kata yang bermakna baik dalam bahasa kita , memiliki makna yang jelek atau bertentangan. Satu contoh yang bisa saya sebut, banyak ibu-ibu yang memanggil anak tertuanya dengan panggilan "kaka" dan itu sebagai panggilan kesayangan atau panggilan yang baik. Nah, bagaimana kalau anda tahu bahwa menurut orang Jerman "kaka" itu berarti "tai/kotoran"

Thx mb... kita perlu menyampaikan ilmu.... dan itulah yang sedang saya lakukan :)
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Template design Copyright © 2005 Remi Prevost Some rights reserved.