1 bulan tdk ada komunikasi dg bu mai... tiba2 hpku berbunyi
"Mbk Lia, kemana aja? Kok gak pernah datang lagi??'
"Kemarin saya kesana, malahan sempet masuk sampe dapur Ibu, tapi Ibu dan Mbk Siti lg tidur... sampe2 sy kedapur gak ketauan... untung gak nyolong hehehe,,,"
"Main kesini lagi ya... ditungguin..."
Bu Mai Handayani, Sosok wanita paruh baya, seorang ibu dengan 4 anak gadis dan 1 cucu,,, Dia sahabatku, tempatku "sedikit" berbagi cerita...

Perkenalanku dengan bu mai, diawali karena keingin tahuanku dalam bidang jahit menjahit... rasanya kok sayang mesin jahit hanya jadi penghias doang,,,
Sosok wanita yg berhasil bangkit setelah kematian suaminya... itu kesan yg kutangkap dari Bu Mai
Sudah pasti usia kami jauh berbeda,,, tapi kami merasakan kecocokan,,, sebelum bulan puasa kemarin, kami sempet lari pagi bersama2... dimulai dari jam 6 pagi setelah sholat Subuh...
Bu Mailah, orang yang "memaksa" aku untuk menerima jahitan orang

... pertama aku gak bisa menangkap maksud baik dari "paksaan" itu...Tapi ternyata benar, menjahit baju orang lain membuat kita lebih bertanggung jawab atas apa yang kita kerjakan!!
Terakhir,...
TERIMA KASIH BU MAI
KAULAH PAHLAWAN TANPA TANDA JASA